This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, August 27, 2020

PENYALURAN GRATIS KUOTA INTERNET 35GB ATAU PULSA 35RB?

Pada postingan kali ini saya akan coba share tentang kuota internet gratis yang akan diberikan pemerintah melalui Kemendikbud. Namun sampai tulisan ini saya buat masih saya masih belum mendapat info jelas apakah yang akan diberikan kuota gratis untuk siswa 35 GB atau dalam bentuk pulsa senilai 35 ribu rupiah.


Melaui chanel youtube Kemendikbud RI, disana telah diunggah sebuah video Mekasinsme Penyaluran Kuota Internet bagi Siswa.



Boleh dijelaskan lebih lanjut bagaimana teknis penyaluran kuota internet bagi siswa?


  1. Kementrian pendidikan dan kebudayaan akan membantu subsidi. Yang namanya subsidi tentu tidak bisa memenuhi semua.
  2. Setiap siswa atau peserta didik akan diberi Rp. 35.000,- atau setara 35 Giga Byte (GB) data setiap bulan.
  3. Cara pemberiannya bagi setiap peserta didik yang mempunyai HP, di daftar oleh sekolah dan sekolah sudah memiliki datanya tinggal memasukan.
  4. Setiap Wali Kelas memiliki grup WhatsApp peserta didiknya, yang bisa didata untuk dimasukan ke aplikasi Dapodik 2020.a
  5. Kepala Sekolah menandatangi pakta integritas, bahwa data yang dimasukan benar adanya, dan mengirim data melaui sinkron dapodik.
  6. Pusdatin (Pusat data dan informasi) Kemendikbud, akan memilah data, ini operator A, ini operator B, dan C yang berbeda-beda. Data akan diambil sesuai nomor operatornya.
  7. Data akan disetorkan ke operator (provider telekomunikasi) untuk diisikan pulsa data, awal september harus selesai.
  8. Bagi peserta didik yang saat ini belum memiliki nomor karena belum punya HP, maka bisa diisi pada tahap berikutnya. Jangan khawatir tidak ada yang ditinggal.
  9. Perubahan nomor masih bisa dilakukan, apabila ternyata nomor sudah mati atau tidak aktif.
  10. Provider yang digandeng ada beberapa yaitu Telkomsel, Indosat, XL, dan lainnya. Akan diberi data yang dimiliki siswa atau peserta didik.
  11. Pengawasannya akan dilihat laporan, bagaimana nanti apakah lemot dalam akses intetnet atau tidak sesuai yang dijanjikan, maka Kemdikbud akan komplain kepada pihak operator provider. Masyarakat juga bisa mengawasi proses ini.
  12. Subsidi pulsa kouta internet ini bagian dari ikhitar pemerintah, memberikan solusi bagi pembelajaran jarak jauh bisa membuat bahagia siswa.
  13. Dirasa pulsa data 35 GB cukup untuk siswa, asal tidak untuk dipakai untuk yang neko-neko. Kalau neko-neko itu tanggung jawab orang tua.



Beberapa komentar pun muncul bagi yang pro, kontra, ataupun sebuah pertanyaan.

  1. Rp 35.000,00 setara 35 GB? beli paket di mana? telkomsel 32 GB diatas Rp. 100.000,00 Oh, akan ada paket subsidi de ga kerja sama dengan penyedian layanan ya.
  2. Betul. Kirain saya salah dengar... kok 35.000 setara 35 DB, jadi yang benar dapat kuoata atau pulsa 35.000
  3. Semoga program tersebut cepat terealisasi dan semoga coronacepat berlalu supaya kita bisa kembali laksanakan KMB seperti biasanya. Aamin
  4. Kalau satu sekolah ada 3 siswa dalam 1 keluarga, dan memiliki 1 HP itu pun HP orang tuanya, pakah ke tiga-tiganya di input nomor tersebut apa gimana, kalaupun di input nomor HP yg sama pada ke 3 siswa tersebut..apakah pemberian kuota tersebut hanya satu nomor itu saja apa gimana sdangkan siwanya ada 3..mohon penjelasannya pak.
  5. Tolong perhatikan Operator Sekolah, pangkal eksekutor semua data dari sekolah. Terlebih di masa pandemi ini dan jangan dipandang sebelah mata mengenai nasib kedepannya juga.
  6. Verifikasi akun guru belum rampung, input pserta didik luar dapodik belum rampung, sekarang ditambah lagi input nomor HP peserta didika, batar waktu yang diberikan cuma 1 bulan. Belum lagi websitenya yang suka maintenance. Yang sabar saja buat operator sekolah yang peserta didikanya banyak. "Mohon perhatikan juga nasib para operator sekolah: Anggap kami ada, SK Kan kami dan sejarhterakan kami #save OPS/
  7. Om, kebanyakan WA itu belum tentu nomornya masih aktif untuk dikirim kuota loh



Ada satu komentar yang menarik perhatian saya yaitu sebagai berikut.

Oalah pak pak..pikir kita dengan membagi kupta itu bisa dimanfaatkan secara efisien oelah anak didik untuk belajar daring. Yang notabanenya sudah banyak yang doyan nonton Youtube, main game, tik tok, dll. Apa tidak lebih efisian jika kita memanfaatkan media televisi sebagai sarana belajar mengajar jarak jauh...? Betapa banyak stasiun yang bisa dimanfaatkan Apalagi TVRI ditinggal lagi memikirkan Jarak Jangkau penerimaan sinayl untuk daerah terpencil. Dan Penyediaan TV umum bagi daerah miskin tiap-tiap masyarakat yang belum memiliki TV. Bisa jadi anggara sekian triliun itu bisa dimanfaatkan untuk itu. dari pada ngasih utung ke privider dan orang-orang yang nerima fee dari situ.





Baca juga postingan-postingan saya sebelumnya yang mungkin bisa mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring,

Untuk Guru

Pembelajaran Jarak Jauh bisa menggunakan LMS Moodle ( di sini )
Memanfaatkan Google Drive untuk Mengumpulkan Tugas Siswa ( di sini )
Memanfaatkan Web Elaraning Rumah Belajar ( di sini )
Fitur-fitur pada WhatsApp yang bisa menambah efisien PJJ ( di sini )


Untuk Orang Tua / Siswa

Cara Membuka WhatsApp Web di laptop ( di sini )
Pengusulan Kuota Internet Gratis Pemerintah Melalui Dapodik


Untuk Operator Sekolah

Cara Entri Nomor HP di Dapodik Menggunakan "Robot Asisten"



Thursday, August 20, 2020

CARA VERVAL PONSEL PENGUSULAN KUOTA INTERNET GRATIS PEMERINTAH

Agar mendapatkan kuota internet gartis dari pemerintah melalui kemendikbud dan bisa dicairkan maka harus melalui verval ponsel siswa yang dilakukan masing-masing sekolah.

Verifikasi dan validasi (verval) nomor HP peserta didik berguna untuk memastikan benar tidaknya nomor HP untuk keperluan pencairan bantuan kuota internet. Kebenaran nomor ponsel/HP siswa perlu dipastikan oleh Kepala Sekolah agar bantuan kuota internet dapat digunakan untuk pembelajaran daring masa pandemi covid-19. Kepala sekolah diharuskan membuat dan menandatangi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai 6000.

Surat Pemberitahuan Verval Ponsel Bantuan Kuota Internet
Dasar surat untuk melakukan verval ponsel adalah surat dari Pusdatin Kemendikbud tanggal 3 September, nomor 4286/J1/KP/2020, perihal Revisi surat pemberitahuan verval ponsel yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Surat ini mengantikan atau merevisi surat sebelumnya tertanggal 1 September 2020 nomor 4239/J1/KP/2020, perihal Verifikasi dan Validasi Data Nomor Ponsel.

Hal yang direvisi ialah jika sebelumnya Kemendikbud akan memberikan bantuan kuota bagi seluruh peserta didik yang belum mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) atau Program Indonesia Pintar dari Pemerintah diganti/direvisi menjadi Kemendikbud akan memberikan bantuan kuota bagi seluruh peserta didik dan Guru yang tercatat dalam mekanisme pendataan Data Pokok Pendidikan. Berikut ini tampilan surat yang dimaksud.




Panduan Cara Verval Ponsel


Adapaun panduan cara verval ponsel sudah disediakan jika operator sekolah login ke web verval nanti disana ada menu panduannya yang bisa didownload.

Secara garis besar berikut ini cara verval ponsel.

Langkah Pertama
Login ke alamat verval ponsel https://vervalpdnew.data.kemdikbud.go.id/vervalponsel/ menggunakan username dan password akun sdm.data. Update link baru verval ponsel: https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/index.php


Akan ditampilkan nomor ponsel peserta didik (PD) yang diambil dari isian entri nomor HP aplikasi dapodik 2021a.


Langkah kedua.
Tugas operator adalah memverifikasi dengan mengklik tombol icon pensil yang didalamnya dapat digunakan untuk memperbaiki nomor ponsel yang salah diisikan pada aplikasi dapodik.



Langkah ketiga
Tunggu sampai data siswa yang akan diperbaiki muncul. Jika masih dalam proses biasanya akan tampak seperti gambar berikut. (Biasanya proses ini cukup lama, jadi harus bersabar).



Langkah keempat
Jika datanya sudah muncul, Isikan nomor ponsel yang masih kosong, dan isikan kepemilikan nomor ponsel.



Langkah kelima
Lakukan juga verfikasi nomor ponsel/hp Guru pada menu "Pendidik". Guru dan Kepala sekolah yang akan mendapatkan bantuan kuota internet gratis adalah yang sudah memili nomor NUPTK
Terdapat menu "Residu provider", merupakan data balikan dari provider karena nomor ponsel tidak aktif, atau nomor ponsel tidak ditemukan atau tidak tercatat di database provider. Data yang masuk residu provider harus diperbaiki nomor ponselnya.

Langkah keenam
Setelah selesai melakukan verifikasi data, lanjut untuk mencetak SPTJM dan sekolah mengupload scan SPTJM yang sudah ditandatangai oleh Kepala Sekolah diatas materai Rp 6000 cap sekolah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More